LP3M UMGO Gelar Uji Pakar Program Sekolah Peduli Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Belajar di sekolah seharusnya menyenangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa, meski dalam pembelajaran klasikal. Ini bisa tercapai jika guru fokus pada proses pembelajaran tanpa terbebani administrasi, yang sering mengurangi perhatian terhadap perkembangan siswa dan memengaruhi prestasi mereka.
Namun, banyak instrumen BK yang efektif namun tidak digunakan, dan BK sering diperlakukan sebagai “polisi” yang menakutkan, padahal seharusnya mendukung siswa, terutama yang kehilangan dukungan keluarga.
Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) melalui LP3M menggelar Uji Pakar Program Sekolah Peduli pada 15 Januari 2025 di Gedung Rektorat. Acara yang dibuka langsung oleh Rektor ini dihadiri oleh Wakil Rektor dan pejabat struktural UMGO, serta melibatkan para ahli pendidikan dan psikolog secara daring via Zoom Meeting.
Program ini menggunakan dua pendekatan utama: kolaborasi antara sekolah dan universitas untuk memfasilitasi pendidikan berkualitas, serta pemanfaatan teknologi digital untuk menyelesaikan permasalahan siswa secara kolaboratif dan berkelanjutan. Dalam tahun pertama Program, para pakar, praktisi, dosen, dan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu akan melakukan upaya identifikasi, mitigasi, dan intervensi di sekolah menggunakan pendekatan tersebut.
Target utama adalah SD, SMP, dan SMA Muhammadiyah di Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, dan Limboto. Pada tahun pertama, para pakar, dosen, dan mahasiswa akan melakukan identifikasi, mitigasi, dan intervensi permasalahan siswa di sekolah-sekolah tersebut.
Sehingga melalui program ini diharapkan kualitas pendidikan di sekolah ke depan menjadi lebih baik, sesuai dengan visi, misi, dan tujuan Program Sekolah Peduli yaitu mengembangkan siswa berdaya saing melalui integrasi kurikulum, layanan intervensi, dan kolaborasi pakar untuk menangani permasalahan siswa, meningkatkan peran guru BK, serta mengurangi kesenjangan pendidikan antar wilayah.







